Selasa, 30 Desember 2008

Kripik ala Slemania

Kripik ala Slemania. Mungkin masih asing dalam pendengaran anda. Tentu lebih familier PSS Sleman. Kalau ngedenger kata slemania, pikiran kita akan lari dan mengingat PSS Sleman yang gandem itu.

Nah, saat ini saya ingin mengenalkan istilah baru atawa kamus baru dalam dunia Slemania. Nggak hanya PSS jika kita mendengan kata Slemania. Ada kosa kata baru dan perlu anda catat dalam daftar kosa kata baru anda. Adalah Kripik buah aseli Slemania, khususnya adalah kripik SALAK PONDOH.

Kalau anda jalan-jalan ke Jokja, maka belum lengkap jika pulang dengan tangan hampa tanpa membawa oleh-oleh berupa salak pondoh. Tahukah anda, bahwa Sleman merupakan daerah penghasil utama salak pondoh? Meliputi wilayahm Ngaglik, Turi, Tempel dan terutama pakem. Empat daerah inilah yang banyak bertumbuhan buah salak. Salak PONDOH!

Nah, biasanya setiap musim panen tiba, maka harga salak pondoh akan anjlok (turun harga) dan ini membuat para petani salak bersedih (merugi). Untuk menghindari kerugian yang tinggi tersebut, muncullah ide dari sebagian warga Sleman dengan merubah Salak pondoh menjadi Kripik.

Nggak sembarang kripik loh.... Ini kripik spesial! 'Cause diproses dengan sangat spesial, higienis, keakuratan alat agar nilai gizi buah tidak hilang atau minimal mendekati nilai gizi asli. Nah.... Tahukan anda? Kripik buah ini rasanya ueenaak byangeet?! Nggak sepet dan nggak bikit seret di tenggorokan. Alias rasanya Mak...... Nyuuuuuusssss.... Lezat! Mau Coba?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar